Telan Saja

Jika menerka-nerka adalah kesalahan terbesar dalam setiap kehidupan manusia maka aku adalah satu dari sekian manusia yang memiliki kesalahan itu. Jika saja dunia ini dapat ku setting sesuai dengan cara ku, mungkin takan ada kesalahan yang ku perbuat namun ku tau itu sangat tidak adil karena bukankah semua manusia harus menerima "karma" atas kesalahannya?
"Jika kau diposisiku, kau harus berani melakukan hal yang sama yang pernah ku lakukan terhadapnya"
Sejujurnya pernyataan itu sedikit menampar ku, kenapa tidak? Setelah semua kelakuanmu terhadapku yang lumayan biadab itu kau  ku coba bertahan dalam setiap nafasku, dari semua tenagaku, dari semua pikiranku namun yang kedapatan adalah penghianatan seutuhnya, kenapa harus bertemu? Jika bisa ku diberi kesempatan untuk balik ke masa lalu tidak akan pernah ku buat keputusan bodok itu. tapi apa boleh buat jika nasi sudah menjadi bubur, ku telan mentah-mentah saja.
ketika semua yang terjadi dalam hubungan ini hanya untuk pelajaran hidup lalu mengapa pelajaran hidupku begitu pahit? tidak kah itu sakit? namun bagaimanapun semua hal telah ku putuskan dan telah terjadi, jika nanti kesempatan kesekian ada lagi, datang lagi maka takkan lagi kulibatkan hati dalam mengambil keputusan, bukan jahat hanya saja sakit itu tidak enak, diperlakukan seenaknya itu sakit, aku bahkan menyerah dengan dia lebih jujur lagi rasa dari hatipun sudah lenyap, tak ada lagi rasa, mati rasa itu yang terjadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

vjytiugb